Tambahan Tersangka Lagi, Dalam Korupsi Kasus Kementerian PU

Share:

dwp-jokowi_20160114_210626

Diposkan.comKasus tentang  proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menemui babak baru, karena disini menurut Ketua KPK, akan Agus Rahardjo  nada penetapan tersangka baru. Kasus ini bermula dari pemberian hadiah kepada anggota DPR atas proyek Kementrian Pekerjaan Umum.

“Kita sudah tanda tangan, ada yang mau dinaikkan lagi,” Ujar Agus Raharjo.

Sebelumnya anggota DPR yang berasal dari Fraksi PDI-P, Damayanti Wisnu Putranti, Serta terdapat dua nama lain antara lain  Julia Prasetyarini (UWI) dan Dessy A Edwin (DES). Mereka diduga menerima suap sebesar 33.000 dolar Singapura. Jika ditotal, mereka bertiga mendapatkan 99.000 dolar Singapura dari seorang pengusaha yang bernama Abdul Khoir  dan sudah dijadikan tersangka oleh KPK..

Baca Juga:   KPK Lakukan Penelusuran Terhadap Suap Proyek Pembangunan Jalan

Ketua KPK menolak membuka semua nama dihadapan media, dan hal tersebut dilakukan karena masih ada proses pengembangan lebih lanjut.

“Ya tidak bisa dibuka semua. Kita sudah tanda tangan dan ada pengembangan lagi,” tambah Agus Raharjo.

Atas perbuatan tersebut Damayanti, Dessy, dan Julia diejerat dengan  Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Tambahan Tersangka Lagi, Dalam Korupsi Kasus Kementerian PU | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya